Bangunnya Asrama Salju

Bangunnya Asrama Salju


Semuanya orang tentu sudah memerhatikan bagaimana snowboarding sudah bertambah dan bertambah dalam soal reputasi dalam tahun-tahun ini, dan saya percaya tidak cuma saya yang jadi perhatian. Dalam dasawarsa paling akhir, snowboarding sudah berbeda dari skateboard di atas salju, ke Olimpiade bisa lebih cepat dari yang sempat Anda pikirkan.

Seluncur salju pertama diawali saat Sherman Poppen yang kurang dikenali memilih untuk bermain ski anak-anak bersama dalam usaha untuk tingkatkan ketrampilan skating mereka. Ini baru permulaan, karena Sherman memerhatikan kekuatan ekonomi dari ini, ia memilih untuk membuat berproduksi. Juta-an dolar dan beberapa ribu asrama berbahagia kelak, Sherman akan diingat karena bawa snow boarding ke massa.

Persaingan sah pertama berjalan di tahun 1982 dan semenjak itu snowboarding sudah menyaksikan makin bertambah persaingan berjalan. Saat persaingan mulai menebar, snowboarding berbeda dari hoby jadi olahraga professional, yang memerlukan ketrampilan dan kegesitan secara imbang.

Perolehan paling besar untuk snowboarding terjadi di tahun 1998 saat snowboarding sukses masuk ke Olimpiade musim dingin. Diadakan di Nagano Jepang, olahraga ini mendapatkan lebih dari sekedar liputan yang adil. Olahraga ini dilihat oleh beberapa orang yang belum pernah menyaksikan olahraga itu awalnya. Pemasaran perlengkapan snow boarding dan snow boarding disebutkan sudah bertambah sejumlah 47% susul keberadaannya di juta-an tv di penjuru dunia. Saat jumlah persaingan bertambah, dan saat jumlah asrama bertambah lebih dari ukuran yang serupa, standard dalam olahraga jadi fantastis. Beberapa hal yang sudah dilakukan beberapa orang belakangan ini bahkan juga tidak ada sepuluh tahun lalu.

Timbulnya snow boarding bukan karena hanya kompetisi. Itu karena pas dengan kelompok olahraga yang membahagiakan, menyenangkan dan yang lebih bernilai: olahraga yang dapat dilaksanakan style bebas! Tampil di TV bersama motor cross, skateboarding, dan snowboarding skate boarding sudah ditolong oleh beberapa tokoh yang tiba lewat olahraga ini. Kenyataannya ialah jika bermain ski tidak mempunyai penampilan yang kece sama seperti yang dipunyai snowboarding. Tentu kalian tahu kan tujuan saya? Pemain ski kelihatan kaku, dan tidak mempunyai penampilan yang rileks dan teratasi yang membuat snowboarder 100 kali lebih dingin.

Jadi Anda kemungkinan bertanya kenapa saya masuk ke snowboarding? Argumennya sebetulnya benar-benar simpel. Rekan-rekan saya dan saya selalu skate boarder, tapi saya menyenangi beberapa hal lain seperti sepatu roda dan sepatu roda bahkan juga memakai BMX. Yang betul ialah saya cuman menyenangi apa saja yang membuat saya bergerak dalam atas roda. Tetapi, saat saya menyaksikan ski, saya selalu berpikiran itu kelihatan bodoh. Saya tidak mau bergerak dengan 2 papan kayu besar yang melekat di kaki saya. Tetapi selanjutnya saya mulai memerhatikan dan dengar semakin banyak mengenai snowboarding ke mana saja saya pergi. Sebagai permulaan, itu semakin banyak ada di TV dan dalam tipe majalah yang saya membeli. Selanjutnya saya berpikiran jika saya cobanya karena itu saya telah mempunyai beberapa ketrampilan yang saya butuhkan dari bukti jika saya bisa lakukan skate boarding . Maka saya dan rekan-rekan saya putuskan jika kami akan pesan pelajaran, dan cobanya. Kenapa saya tidak berpikiran?

Tetapi rekan-rekan, bila Anda betul-betul menyenangi skate board dan Anda berpikir itu membahagiakan, karena itu Anda belum betul-betul alami kesenangan yang sebetulnya. TAHUKAH Anda hati dari skate boarding saat Anda melalui jalan yang tidak mempunyai gundukan? Bukti jika Anda nyaris melaju pada udara. Seperti itu snowboarding setiap cara dan itu kenapa saya benar-benar menyenanginya. Bila Anda pernah memilih untuk cobanya karena itu saya percaya Anda akan melakukan berulang-kali.
© gracetzy. All rights reserved. Distributed by Pixabin