Imbas Perpindahan IKN, Kemenperin: Peluang Kerja Bertambah 10,5 Persen

Imbas Perpindahan IKN, Kemenperin: Peluang Kerja Bertambah 10,5 Persen


Perpindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Kalimantan diprediksikan akan memberi imbas positif pada bidang industri. Petinggi Fungsional Riset Peraturan Pada Pusat Industri Hijau Kemenperin, RR Sri Gadis Pari Bekti dalam talkshow yang diselenggarakan Sun Energy, Kamis (31/3) menguraikan imbas perpindahan IKN di bidang industri.

"Yang pertama, menggerakkan ekonomi lewat investasi infrastruktur. Aktivitas pembangunan infrastruktur Ibu Kota Negara akan membuat kegiatan ekonomi di Kalimantan dan sekelilingnya," tutur Sri. Ke-2, menggerakkan perdagangan antara daerah di Indonesia. Perdagangan dalam propinsi Kalimantan Timur akan bertambah. Disamping itu, perdagangan antara propinsi akan bertambah, dan akan dirasa oleh 50 % daerah di Indonesia.

Imbas ke-3 , bertambahnya output pada bidang kesehatan, restaurant, dan perdagangan jasa. Di Sulawesi Selatan, bisa terjadi kenaikan output pada bidang semen, pertambangan, dan ternak untuk menyuplai keperluan di Kalimantan Timur.

"Menggerakkan pembuatan peluang kerja," kata Sri.

Selanjutnya, Sri menjelaskan tiap investasi infrastruktur sejumlah Rp 1 triliun akan membuat 14.000 peluang kerja. Peluang kerja di pulau Kalimantan akan bertambah 10,5 % dan tambahan peluang kerja nasional sejumlah 1 %.

Imbas paling akhir dari perpindahan IKN ialah bertambahnya kemajuan ekonomi. Kenaikan kemajuan ekonomi (PDB Rill) di Kalimantan Timur sejumlah 7,3 %, pulau Kalimantan 4,7 %, dan Indonesia 0,6 %.
© gracetzy. All rights reserved. Distributed by Pixabin